+6285338000050 +6282247117719 +62370-6173082 lombokclick@gmail.com
+6285338000050 +6282247117719 +62370-6173082 lombokclick@gmail.com

Month

Juli 2016

Ingin mencoba tempat liburan unik di Lombok? Coba, deh datang ke Pura Taman Mayura Lombok. Kamu akan menemukan 3 suasana unik, yaitu suasana alam yang super asri, suasana religius, serta suasana sejarah. Lengkap bukan?

Nama Pura Mayura diambil dari bahasa Sangsekerta yang artinya “burung merak”. Alasan pemberian nama burung merak karena dulu keberadaan burung merak sangat membantu masyarakat setempat untuk mengusir ular-ular yang banyak berkeliaran dan meresahkan masyarakat yang hendak berdoa di pura. Sehingga, beberapa penasehat menyarankan untuk berternak burung merak, dan dipelihara di sekitar pura. Karena jasa burung merak tersebut maka nama pura ini Mayura.

Awalnya nama Pura yang dibangun Raja A.A Made Karangasem sekitar tahun 1744 ini bukan Mayura tetapi Taman Kelepug. Nama Mayura dipakai sekitar tahun 1866 ketika taman ini direnovasi oleh A.A Ngurah Karangasem.

Kamu pasti akan takjub ketika masuk ke Taman Mayura. Melihat taman yang tertata rapi dan indah. Kamu akan merasakan kedamaian yang menyejukan hati. Kamu juga akan melihat pohon-pohon manggis memagari sekeliling taman. Rumput hijau yang terawat sangat indah untuk ditatap. Kamu juga akan menemukan sebuah kolam dengan bangunan di tengah-tengahnya. Bangunan tersebut disebut Rat Kerte atau Gili (pulau kecil dari bahasa sasak).

Kamu jangan sampai melewatkan komplek pura yang berada di hulu kolam. Banyak pengunjung yang melewatkan komplek tersebut karena terlalu asik dengan luasnya taman ini. padahal, komplek tersebutlah tempat roh-roh dari area Mayura berada.

Ketika kamu menginjak komplek pura, kamu akan menemukan empat pura utama: Pura Rinjani, Pura Ngelurah, Pura Padmasana, dan Pura Gedong. Meski pura indentik dengan umat hindu, kamu bisa kok masuk dan melihat-lihat pura ini. Pura ini dibuka kecuali ditutup pada waktu-waktu tertentu saja.  Seperti saat perayaan Galungan, perayaan Kuningan, serta hari raya umat Hindu lainnya.

Kamu tidak boleh melewat objek wisata yang dekat dari pusat kota Mataram ini. Cukup 15 menit saja dari pusat kota. Letaknya di daerah Cakranegara, Mataram. Kamu bisa menggunakan kendaraan pribadi, dari perempatan Cakranegara hanya 500 meter letak pura ini. Kamu juga bisa menggunakan angkutan umum berwarna kuning menuju ke arah Timur. Biayanya hanya Rp. 5.000 per orang.

Di pura ini, kamu harus memakai pakaian yang sopan serta selendang yang diikat ke pinggang, tidak merokok atau makan di area pura. Datanglah pada pagi hari, karena pada siang hari beberapa tempat sudah tutup. Harga tiketnya Rp. 2.500 per orang.

By Zahratul Wahdati

Pantai di Lombok memang banyak sekali dan membuat bingung. Ada pantai yang sangat populer dan banyak dikunjungi. Ada juga yang masih tersembunyi namun menyimpan surga indah yang menakjubkan. Salah satu pantai tersembunyi di Lombok dan sangat asri adalah Pantai Mawun.

Pantai Mawun sangat cantik dan merupakan bagian dari teluk. Kamu bisa berjalan santai di garis pantainya yang mirip tepal kuda, dengan dua bukit yang berada di sebelah timur dan barat. Kamu akan menemukan keunikan dari pasir pantai ini, yaitu pantai di bagian tengah akan berwarna putih dan bertekstur lembut. Sedangkan bagian barat, kamu akan merasakan pasir putihnya bertekstur lebih kasar dan bercampur dengan pecahan karang.

Di bagian tengah pantai ini kamu akan menemukan ombaknya yang relatif besar dan airnya cukup dalam karena berhadapan langsung dengan Samudra Hindia. Sedangkan di bagian barat dan timur karena terhalang bukit airnya lebih tenang. Jadi lebih baik kamu memilih pantai di bagian barat atau timur agar lebih aman apalagi kalau kamu membawa anak-anak kecil. Sebab di Pantai Mawun tidak memiliki penjaga pantai.

Di Pantai Mawun meskipun sangat cantik, namun pengunjungnya cukup sedikit. Hal itu tentu menjadi nilai plus untuk liburan karena bisa sepuasnya menikmati pantai ini. di pantai Nawun kamu bisa berenang, berfoto dengan latar belakang pantai yang cantik, berjemur, dan kegiatan lainnya. Kamu juga tidak boleh melewatkan untuk menjelajah kedua bukit yang berada di bagian barat dan timur. Dari atas bukit ini kamu akan menemukan surga yang sangat cantik dari Pantai Nawun.

Pantai ini bisa kamu datangi dengan menggunakan kendaraan pribadi. Letaknya 60 kilometer dari Kota Mataram. Tepatnya berada di Desa Tumpak, Kabupaten Lombok Tengah. Mengunjungi pantai ini kamu tidak dipungut biaya sama sekali. Kamu bisa mengunjungi pantai ini dari mulai pagi sampai sore hari. Di Pantai Mawun memiliki fasilitas antara lain lahan parkir, penjual kain tenun, berugak, dan toilet.

Rutenya sebagai berikut Mataram-Cakranegara-Kediri-Praya-Penujak-Selong Belanak-Mawun, atau rute Mataram-Cakranegara-Kediri-Praya-Batunyale-Sengkol-Rambitan-Sade-Kuta-Mawun. Waktu tempuh sekitar 1,5 jam.

Jika kamu ingin menginap, hotel atau resort paling dekat adalah Kuta Indah Hotel, dan Kuta Paradise Lombok. Tunggu apalagi, jadikan Pantai Mawun salah satu objek wisata yang kamu kunjungi ketika berlibur ke Lombok. Pasti sensasi liburanmu akan sangat berkensan, ya!

By Zahratul Wahdati

Suka Drama Korea pasti tahu Drama Korea DOTS dong? Masih ingat Yoo Si Jin yang diperanin Song Joongki mengajak kekasihnya Dr. Kang ke sebuah pantai beraroma romantis? Itu loh pantai yang di himpit oleh bukit dan terdapat kapal yang terdampar. Nah, pantai keren itu ternyata juga ada di Indonesia. Tepatnya Pantai Belongas Lombok.

Walaupun pantai ini tidak punya kapal terdampar, tetapi miripnya pantai ini juga terhimpit dengan bukit. Kecantikannya dan pesonanya tersembunyi. Pantai ini memang relatif sulit untuk dicapai dan prasarananya untuk mencapai area pantai juga relatif tidak begitu bagus. Kamu juga harus berjalan kaki menuruni bukit selama 15 menit untuk mencapai garis Pantai Belongas Lombak.

Jika kamu memiliki jiwa petualang, kamu cocok untuk mengunjungi Pantai Belongas. Pantai Belongas juga biasa disebut Pantai Blongas atau Teluk Belongas. Jiwa petualanganmu akan tertantang untuk menemukan pantai tersembunyi dan terpencil ini.

Kamu tidak akan rugi mengunjungi Pantai Belongas Lombok soalnya pantai ini akan menawarkan begitu banyak keistimewaannya. Kamu bisa bermain-main dengan pasir putihnya yang lembut, bermain airnya yang tenah dan jernih. Di sekitar pantai kamu akan melihat beberapa bukit kecil. Tentu kamu tidak boleh melewati untuk menjelajahi bukit-bukit itu. Di bukit ini kamu akan mendapatkan pemandang luar biasa Pantai Belongas Lombok.

Kalau kamu lelah, kamu bisa beristirahat di bangunan-bangunan yang berada di bawah pohon kelapa. Bangunan ini memang biasa dipakai untuk tempat istirahat, dan dipakai juga untuk tempat bekerja dan menyimpan peralatan.

Pantai ini bukan hanya menyajikan panorama pantainya saja, tetapi juga istana bawah lautnya yang harus kamu tilik. Jangan sampai melewatkan bersnorkling ataupun menyelam untuk menemukan surga tersembunyi di bawah laut pantai ini. Walaupun arus bawah lautnya cukup kuat, tetapi itu menjadi sebuah tantangan. Arusnya yang cukup kuat inilah yang akan menjadikanmu menemukan ikan-ikan unik dan berwarna-warni serta terumbu-terumbu karang yang super menakjubkan.

Istimewanya lagi, di bagian tepi pantai ini, kamu juga akan menemukan budidaya mutiara. Pantai Blogas ini merupakan pusat pembudidayaan mutiara di Pulau Lombok. Kecantikan mutiaranya bahkan sampai merambah pasar luar negeri, seperti Negeri Sakura.  Kamu juga bisa memancing di pantai ini. Dan jangan sampai melewatkan senjanya yang super romantis.

Sudah tidak sabar? Kunjungi saja pantai yang terletak sekitar 50 kilometer dari Kota Mataram ini. Lama perjalanan kira-kira 3 jam dengan kendaraan pribadi. Kamu bisa menggunakan kendaraan pribadi dengan lama perjalanan sekitar 3 jam. Kamu bisa menempuh rute Mataram-Cakranegara-Banyumulek-Gerung-Lembar-Sekotong Tengah-Belongas.

By Zaratul Wahdati

Kamu yang suka jalan-jalan plus belajar alias nambah ilmu? Pasti suka dong ke Museum? Museum NTB Lombok menjadi salah satu yang harus kamu kunjungi. Museum yang biasanya disebut juga Museum Lombok ini berada di pusat Kota Mataram, dekat dengan Sayang-sayang (Desa Rendang Le). Museum ini dirintis sejak 1976, kemudian diresmikan pada 23 Januari 1982.

Di museum ini kamu akan menemukan sekitar 7513 koleksinya. Beberapa koleksinya merupakan peninggalan bersejarah di masa sebelum manusia mengenal tulisan, lho! Koleksi itu merupakan peninggalan dari suku yang mendiami Lombok dan Sumbawa. Tak hanya itu terdapat koleksi peninggalan bangsa Cina yang pernah singgah untuk berdagang di Lombok.

Ketika kamu memasuki Museum Lombok, kamu langsung disapa oleh buaya muara yang besar dan panjangnya 4,1 meter. Tenang buayanya tidak akan memakanmu, soalnya buaya ini sudah diawetkan dan disimpan di kotak kaca. Langkahmu pasti akan pelan-pelan, karena pandanganmu akan terkesima melihat lukisan-lukisan di dinding sisi kanan-kiri ruangan. Lukisan itu menggambarkan kepadamu tentang kesenian Pulau Lombok dan Sumbawa. Setelah melewati lobi, kamu akan sampai di 2 gedung utama. Gedung itu merupakan ruang pameran permanen.

Di gedung pertama, kamu akan melihat miniatur Pulau Lombok dan Sumbawa. Saking detailnya miniatur ini, kamu akan melihat dataran rendah, danau, pegunung, dan sungai yang ada di kedua pulau tersebut. Si sisi utara, kamu akan disuguhkan informasi mengenai spesies flora dan fauna di Pulau Lombok dan Sumbawa.

Di Gedung kedua yang ukurannya lebih besar, kamu akan disambut oleh sepasang pengantin memakai pakaian tradisional beberapa suku. Di antaranya Suku Sasak, Bima, Sumbawa, dan Bali. Di gedung ini kamu juga akan melihat Jaran Kumput, alat tenun tradisional, hasil tenunan dengan motif khas Suku Sasak dan Suku Bima. Di sisi utara ruangan, kamu akan melihat porselen peninggalan bangsa Cina (Dinasti Ching) abad ke 10-14. Terdapat juga alat musik tradisional, peralatan ibadah umat Hindu dan Islam, perhiasan, pelengkapan upacara, berbagai keris dan berbagai hiasan. Benda-benda seni bernilai tinggi ini merupakan peninggalan kerajaan-kerajaan di NTB.

Di sisi selata, kamu akan menemukan Tangkepan sebah dokumen naskah kuno terbuat dari daun lontar dan kayu ditulis dengan huruf Sasak dan Arab. Koleksi-koleksi yang lain masih banyak lagi, dan bisa kamu lihat sendiri di Museum ini.

Lokasi Museum ini di Jalan Panji Tirta Negaa No.06 Mataram. Untuk masuk itu gratis. Kamu bisa berkunjung pukul 08.14.00 wita. Khusus hari Jumat pukul 08.00-11.00 WITA.

By Zahratul Wahdati

Di Pulau Lombok masih banyak sekali pulau yang belum terjamah dan keasriannya tentu sangat terjaga. Salah satunya adalah Gili Tangkong Lombok. Pulau ini sangat sepi, karena jarang dikunjungi, dan masih pure. Tanpa sentuhan fasilitas seperti wisata pada umumnya. Tentu, pulau ini cocok banget bagi kamu sang petualang untuk mencicipi cantiknya Gili Tongkong yang cantinya anti mainstream.

Di pulau lombok memang terkenal dengan gilinya, misalnya Gili Trawangan dan Gili Air. Akan tetapi Gili Tangkong sangat jarang bahkan hampir tidak pernah didatangi oleh pengunjung dan tidak ada penghuninya. Jadi di gili ini, kamu tidak akan menemukan sampah. Kamu juga akan terpikat dengan airnya yang super bening. Yang tentu tidak akan bisa kamu sia-siaakan.

Dijamin kamu tidak kuat untuk tidak berenang di gili ini. Dan kamu harus menilik istana bawah lautnya yang menakjubkan dengan snorkling ataupun menyelam. Ikan-ikannya sangat cantik dan terumbu karangnya sehat, subur, dan tak ada rusak sedikit pun. Selepas itu kamu bisa berjalan-jalan menikmati suasana damai dan pemandangan yang mempesona Gili Tangkong.

Agar suasana petualanganmu semakin terasa, kamu harus menginap di Gili Tangkong. Kamu bisa mendirikan tenda yang sudah kamu bawa dari rumah dan peralatan camping lainya. Pasti liburanmu bersama sahabat-sahabat petualangan semakin seru dan berkesan.

Untuk sampai di Gili Tangkong memang butuh ektra berjuang, ya tapi bagi kamu-kamu yang memiliki jiwa petualang ini mah kecil. Masalah transportasi umum yang jarang, angkutan umum dari Mataram yang hanya sampai di Pelabuhan Lembar itu pun sangat jarang tentu bukan masalah bagimu. Soalnya kamu bisa menggunakan kendaraan pribadi untuk mencapai Pelabuhan Lembar.

Ini dia rute yang harus kamu tempuh, Mataram-Dasan Cermen-Rumak-Gerung-Lembar, dengan jarak sekitar 25 Kilometer. Kemudian kamu harus menyeberang ke Gili Tangkong dari pelabuhan Barang, yang letaknya sekitar 500 Meter sebelah Timur pelabuhan Lembar. Kamu bisa menyewa perahu berkapasitas 6 orang untuk menyeberang, dengan harga sekitar Rp. 400.000,- perjalanan pulang-pergi.

Di sepanjang perjalanan laut itu pasti kamu akan terpikat dengan gili-gili yang akan kamu lewati seperti Gili Sundak, Gua Landak, Gili Kedis, dan Makam Keramat. Kamu juga bisa menyeberang ke Gili Tangkong melalui pelabuhan Mawun. Letaknya sekitar 5 kilometer dari pelabuhan lembar.

Mengunjungi Gili Tangkong tidak dipungut biaya. Jadi tunggu apalagi, ayo tantang jiwa petualangmu untuk berlibur di Gili Tangkong Lombok.

By Zahratul Wahdati

Kamu memang bakalan bingung ketika kamu mengunjungi Pulau Lombok. Terlalu banyak objek wisata yang ingin kamu jelajajahi satu per satu. Jangan sampai lewat Pantai Sire Lombok bakalan bikin kamu mengenang keindahannya seumur hidup.

Keistimewaan Pantai ini kamu bisa melihat pemandangan Gunung Rinjani dari pantai ini. Maka tidak salah kalau pantai ini menjadi salah satu tempat populer liburan wisatawan domestik. Selain kamu bisa melihat Gunung Rinjani dari Pantai Sire, kamu juga bisa menikmati keeksotisan pantai in. Kamu bisa berjalan-jalan menyusuri garis pantai yang bisa dibilang panjang, sekitar 2,8 kilometer. Garis pantai ini berbentuk lengkungan berlekuk-lekuk. Pasirnya tidak terlalu putih namun lembut. Didukung perairan yang tenang dan jernih, cocok untuk melakukan aktivitas air.

Aktivitas air yang bisa kamu coba seperti snorkeling, olahraga cano, berenang, dan lain-lain. Di tempat ini terdapat penyewaan alat snorkeling. Ketika sore hari, kamu bisa memancing dan tentu menikmati sunset yang super menakjubkan dan tidak ada tandingannya.

Kalau kamu ingin berenang lebih baik gunakan jaket pelampung agar lebih aman. Namun, di pantai ini tidak terdapat penyewaan pelampung jadi kamu harus membawa dari rumah.

Di pantai ii banyak terdapat pohon kelapa, jadi cukup membuat pantai ini menjadi sejuk. Terdapat juga beberapa penginapan yang menghadap ke pantai yang bisa kamu pilih. Enaknya menginap kamu bisa sepuasnya menikmati senja dan matahari terbit keesokan harinya.

Jika kamu ingin mengunjungi pantai ini kamu bisa menggunakan kendaraan pribadi. Perjalanan akan memakan waktu kira-kira 1 jam dari kota Mataram. Menempuh jarak 43 kilometer. Rute yang bisa kamu lewati sebagai berikut Mataram-Ampenan-Senggigi-Bukit Malimbu-Pemenang-Sire, atau kamu juga bisa menggunakan jalur Gunung Sari-Sidemen-Pusuk-Pemenang-Sire.

Kedua jalur ini memiliki keistimewaan masing-masing. Jika kamu melewati Jalur Pantai Senggigi kamu akan disuguhkan pemandangan pesisir Barat Pulau Lombok. Berbeda jika kamu melalui jalur yang lain, kamu akan menemukan hutan dengan kerimbuan pohon dan kamu juga bisa berhenti untuk memberikan makan untuk kera-kera di hutan Pusuk. Jadi, kalau kamu ingin melihat pantai di sepanjang jalan lewat jalur senggigi, sedangkan jika kamu ingin melihat hutan lewat jalur yang satunya.

Mengunjungi Pantai Sire tidak dipungut biaya alias gratis. Fasilitas yang ada di sini antara lain hotel, musola, persewaan peralatan air, sewa ban, sewa kano, sewa perahu, lahan parkir, dan ada juga toilet.

By Zahratul Wahdati

Liburan ke Lombok jangan lupa beli oleh-oleh khasnya. Salah satunya adalah Kain Tenun Desa Sukarara Lombok. Di desa yang letaknya di Kecamatan Jonggat, Lombok Utara ini, kamu akan mendapati moyaritas penduduknya mengoprasikan alat tenun. Dan Desa Sukarara memang menjadi destinasi liburan khususnya untuk kamu yang ingin mengenal lebih jauh budaya Lombok.

Di Desa Sukarara kamu akan melihat masyarakatnya asik dengan alat tenun sederhana. Alat tenun itu terbuat dari kayu dan cara pengoprasiaannya juga sederhana. Dari tangan-tangan terampil penduduk Desa Sukarara ini menghasilkan pakaian tradisional, taplak meja, selimut, dan selendang dengan motif-motif yang indah dan berkualitas. Kamu pasti akan terpesona melihat karya seni bernilai tinggi itu.

Di Desa Sukarara, dulu yang menenun hanya para wanita. Ini karena terdapat mitos kalau kaum pria mengerjakan tenunan makan pria itu akan mandul. Kemudian mitos itu mulai ditinggalkan karena kamu juga akan melihat para pria menenun di Desa Sukarara. Para pria mengerjakan tenunan ikat sedangkan wanita mengerjakan tenunan songket.

Bahan pembuatan kain tenun beberapa didatangkan dari Pulau Jawa seperti benang katun, nilon, sutra, benang perak, dan benang mersis. Nah, kalau bahan pewarna, kain tenun Lombok masih menggunakan bahan alami. Seperti kulit kayu mahoni, biji buah asam, daun sirih, dan kunyit.

Di Desa Sukarara, kamu akan menemukan berbagai jenis motif kain. Kamu bisa memilih motif yang kamu suka. Ada motif keker, serat penginang, cungklik, dan lain-lain. Yang paling disukai dan motif ikon Desa Sukarara adalah motif subahnala. Motif ini berasal dari kata subahanallah. Ini karena ketika para penenun menenun sering mengucapkan subahanallah. Ini merupakan motif dengan kesulitan tingkat tinggi sehingga memerlukan waktu cukup lama untuk membuatnya.

Untuk harganya, kamu bisa menemukan harga yang bervariasi. Mulai dari selendang dengan harga hanya Rp.25.000 saja sampai satu set pakaian tenun dengan harga jutaan. Kamu juga akan menemukan kain batik di sini dengan harga bervariasi juga.

Untuk mengunjungi tempat ini kamu bisa menggunakan kendaraan pribadi ataupun umum. Ini jalur ketika kamu menggunakan kendaraan pribadi rutenya sebagai berikut Mataram-Cakaranegara-Kediri-Sukarara. Sedangkan jika kamu ingin menggunakan kendaraan umum, kamu bisa naik angkuran dengan jurusan Mataram-Bertais dengan membayar Rp. 3.000 dan melanjutkan perjalanan ke Desa Sukarara dengan menggunakan Cidomo dengan membayar Rp.5.000.

By Zahratul Wahdati

Ketika kamu berlibur ke Lombok, kamu pasti akan menemukan di sudut-sudut pulau ini beberapa topeng yang dijual sebagai merchandise. Jika kamu teliti, kamu akan menemukan topeng-topeng tersebut, yaitu topeng-topeng tersebut tidak memiliki ekpresi terlihat dingin. Kamu bisa membelinya dan melihat pembuatannya di Desa Labuapi Lombok.

Di Desa Labuapi kamu tidak hanya akan melihat pembuatan topeng saja, kamu juga akan melihat barang-barang seni tradisional lainnya. Seperti patung, tempat buah, baki, hiasan dinding, dan lain sebagainya. Barang-barang seni itu kebanyakan terbuat dari kayu, atau ada juga yang dikombinasikan dengan pecahan kulit kerang atau cukil. Tentu yang paling memikat adalah topeng tanpa ekspresi tersebut.

Pengrajin-pengerajin di desa ini sangat ramah kepada pengunjung. Mereka akan menyambutmu meskipun kamu hanya sekedar memotert karya mereka. Kamu bisa melihat keahlian mereka dalam memahat calon topeng, mengecat sampai selesai menjadi sebuah topeng khas Lombok.

Dulunya, topeng tanpa ekpresi ini terbuat dari kayu pohon mahogani. Namun karena pohon mahogani sulit didapatkan sekarang, bahan tersebut di ganti dengan pohon lainnya. Misalnya, pohon mangga, nangka, atau kelengkeng. Sedangkan untuk bahan lain seperti kerang atau cukil didatangkan dari desa penghasil cukil yaitu Desa Lendang Re.

Kamu pasti tidak akan rugi mengunjungi Desa Labuapi. Karena desa ini sudah menjadi sentra kerajinan topeng dan kerajianan kayu sejak tahun 1995. Kerajinan-kerajinan desa ini biasanya dipasarkan melalui kolega-kolega yang berada di Pulau Bali. Tak hanya itu kerajinan dari desa ini juga di eskspor ke luar negeri juga. Jadi, jangan sampai kamu tidak membeli kerajinan-kerajinan di desa ini sebagai oleh-oleh ataupun untuk mempercantik rumahmu.

Letak dari Pusat Kerajinan Kayu Desa Labuapi ini hanya 11 kilometer dari kota Mataram. Kamu bisa mengunjunginya dengan kendaraan pribadi. Menempuh jalur menuju Pelabuhan Lembar, kemudian kamu bisa menanyakan jalan menuju Desa Labuapi kepada penduduk setempat. Ini karena tanda jalan menuntunmu ke desa ini tidak ada.

Lebih baik kamu berkunjung pada pagi hari sebab para pengrajin biasanya mulai membuat kerajinan mereka di pagi hari. Kamu juga harus berkeliling, sehingga kamu akan bisa melihat setiap pengerajin membuat kerajinan berbeda-beda. Ketika kamu membeli, jangan ragu untuk menawar tentu dengan bahasa yang sopan. Memasuki kawasan ini kamu tidak dipungut biaya sedikit pun.  Jadi, tunggu apalagi siapkan diri untuk mengujungi Desa Labuapi ini.

By Zahratul Wahdati

Berlibur Ke Lombok? Tentu, kalau pulang tidak boleh melewatkan membawa buah tangan alias oleh-oleh khas Lombok. Sebenarnya banyak oleh-oleh khas lombok, tetapi ini tiga yang menjadi favorit pengunjung untuk dibawa pulang.

1. Gerabah Banyumulek Pemilik Nilai Ekstetika Tinggi

gerabah banyumulek

Di Desa Banyumulek kamu akan menemukan beberapa galeri dengan koleksi gerabah yang bervariasi dan lengkap. Tak hanya itu, kamu juga bisa belajar membuat gerabah langsung didampingi para pengrajin. Pasti liburanmu menjadi semakin seru. Walaupun tanganmu akan kotor oleh tanah liat tetapi pasti akan menjadi kenang-kenangan yang tak terlupakan dan tentu bisa kamu ceritakan kepada teman-temanmu di rumah.

Gerabah Banyumulek terkenal cantik. Kamu bisa menemukan gerabah-gerabah dengan nilai ekstetika tinggi. Berupa hiasan atau pajangan dengan warna-warna cantik dan beraneka bentuk, desain, dan ragam. Dari mulai dua dimensi ataupun tiga dimensi. Di antaranya ada selao (gentong), kekete atau sigon (wajan), kemek (periuk), ceret, tong sampah, guci, asbak rokok, dan lain-lain. Kamu juga bisa menemukan sauvernir-souvenir pernikahan yang lucu-lucu di sini. Info lebih lengkap bisa dibaca di artikel Gerabah Banyumulek.

2. Anyaman Desa Baleka yang Cantik

anyaman Khas Lombok

Di Desa Beleka inilah salah satu pusat souvenir khas Lombok dan tertua di Lombok. Di desa ini, matamu bakalan berbinar-binar melihat berbagai pernak-pernik anyaman. Soalnya, hampir seluruh penduduk desa ini berprofesi sebagai pengrajin anyaman. Perlu kamu tahu juga, kerajinan anyaman di desa ini sudah turun termurun diwariskan jauh sebelum Pulau Lombok seterkenal ini. Bisa kamu bayangkan, betapa kerennya hasil anyaman di desa ini, kan?

Di Desa Baleka Lombok kamu akan menemukan berbagai souvenir yang terbuat dari anyaman. Anyaman ini sebagian besar berbahan dasar ketak (sejenis mendong) dan rotan. Kerajinan itu antara lain tas cantik, pernak-pernik dekorasi ruangan, hiasan dinding, perlatan rumah tangga, vas bunga, piring buah, dan masih banyak lagi. yang paling dicari oleh wisatawan adalah Cupu, yaitu sebuah wadah berbentuk bulat yang biasanya dipakai untuk menyimpan tembakau dalam upacara tradisional bendulang. Info lebih lengkap bisa dibaca di artikel Anyaman Desa Baleka

3. Mutiara Lombok

mutiara-laut

Daerah yang bisa kamu datangi untuk menemukan Mutiara Lombok adalah sekitar daerah Sekarbile untuk melihat pembuatan perhiasan dari mutiara hitam. Di daerah Sekarbile kamu juga bisa melihat pengrajin emas dan perak. Tentu tidak hanya melihat pembuatannya, kamu juga harus membelinya. Di tempat ini kamu bisa membeli dengan harga yang beragam. Harga beragam itu tergantung dengan besar kecilnya mutiara dan kesulitan membuatnya. Lebih baik kamu melihat-melihat beberapa toko mutiara, agar kamu bisa memilih mutiara yang cocok untuk kamu. Dan tentu dengan harga penawaran yang sesuai juga dengan keinginanmu.

Jangan salah, produk mutiara Lombok ini sangat berkualitas. Sampai-sampai bukan hanya dijual di Lombok saja tapi juga diekspor ke mancanegara. Makanya jangan sampai kelewatan untuk membeli mutiara Lombok sebagai oleh-oleh untuk dibawa pulang. Untuk info lebih lengkapnya bisa dibaca di artikel Mutiara Lombok.

By Zahratul Wahdati

1 2 3 4