+6285338000050 +6282247117719 +62370-6173082 lombokclick@gmail.com
+6285338000050 +6282247117719 +62370-6173082 lombokclick@gmail.com

Manis Lezat Poteng Jaje Tujaq Janjanan Khas Acara Besar di Lombok

Di setiap daerah pasti punya jajanan khas ketika hari besar datang.  Di Lombok juga ada jajanan-jajanan khas yang harus ada ketika hari besar tiba. Salah satunya adalah Poteng Jaje Tujak. Nama jajanan ini lucu, ya? Makanan ini dibuat dari tape (poteng) dan Uli (Jeje Tujak, jika di Jawa biasa disebut tetel). Kamu pasti akan merasa keunikan jajanan ini. Rasanya manis dan dimakan dengan jaje tujak.

Tape atau poteng ini berbeda dengan tape biasanya. Bahannya menggunakan ketan putih Bontok yang kualitasnya bagus. Hal itu agar tape nantinya menjadi manis dan rasanya lezat. Harga ketan ini di pasar Mandalika Kota Mataram sudah mencapai Rp 15.000 per kilo. Dengan satu kilo ketan ini, kamu bisa menghasilkan satu loyang tape atau sekitar lima piring nasi. Ketan putih tersebut agar lebih cantik ditambahkan pewarna alami yaitu menggunakan daun suji sebanyak 10 lembar. Tentu kamu sudah tahu, daun suji akan memberi warna hijau yang cantik. Tidak hanya sebagai pewarna, daun suji juga menjadikan tape harum. Setelah bahan sudah di olah kamu tinggal mengukusnya sekitar 1,5 jam dalam dandang.

Setelah itu, keluarkan adonan tersebut kemudian diangin-anginkan di nampan sekitar satu jam. Proses pembuatannya masih cukup lama, setelah diangin-anginkan dan menjadi dingin, adonan tersebut dimasukan ke dalam panci dan ditaburi ragi agar terjadi frementasi. Ragi tersebut akan menghasilkan air dari tape ketan tadi. Setelah ditaburi ragi, adonan tersebut harus ditutupi dengan menggunakan daun pisang baru panci ditutup rapat. Untuk menikmati Poteng Jeje Tujaq ini kamu harus menunggu tiga hari dulu. Setelah sabar menunggu tiga hari, kamu bisa merasakan manis dan lezatnya poteng.

Poteng ini biasanya disajikan dengan jaje tujak. Membuatnya, juga menggunakan ketan putih bontok sekilo yang dikukus dengan parutan kelapa yang aggak muda setengah butir, ditambahi garam agar rasanya menjaddi gurih dan tidak hambar. Sama dengan poteng, jeje tujaq dikukus sekitar 1,5 jam, kemudian setelah matang langsung keadaan panas-panas ditumbuk di dalam geneng sampai lembut hingga mudah di bentuk di loyang. Setelah dibentuk dipotong-poteng sesuai ukuran yang diinginkan.

Pepaduan antara poteng dan jeje tujaq pasti akan membuat hari besar menjadi semakin ceria. Rasanya yang manis akan membuatmu jatuh cinta. Selamat mencoba jajanan tradisional khas Lombok ini.

By Zahratul Wahdati

Leave a Reply