Gili Kondo Lombok, Keindahanya Super Istimewa
14 August 2016
Kerajinan Cukli, Oleh-oleh Cantik Khas Lombok Yang Tidak Boleh Ketinggalan
16 August 2016

Petualangan di Hutan Mangrove Gili Sulat Lombok

Hutan Mangrove Gili Sulat Lombok

Bagi kamu yang punya jiwa petualang, pasti sudah sering menyusuri hutan, bukan? Tetapi sudah pernahkah menyusuri hutan mangrove? Kalau belum kamu bisa mencobanya. Nah, untuk kamu yang berlibur di Lombok kamu bisa mencoba berpetualang menyusuri Hutan Mangrove Gili Sulat Lombok.

Gili Sulat merupakan sebuah pulau yang dilewati Garis Wallace. Gili ini memiliki hutan bakau atau mangrove yang akan memperlihat keindahannya padamu. Di tempat ini, kamu akan menemukan berbagai jenis burung, dan satwa-satwa unik lainnya. Sebuah destinasi yang asyik untuk di coba bukan?

Gili Sulat berada di Kabupaten Lombok Timur. Panjang pulau ini sekitar 5,2 kilometer. Di hutan bakau ini, kamu akan disuguhi suasana yang sangat alami dan asri. Kamu juga akan menemukan berbagai spesies burung. Salah satunya adalah burung bertong atau burung maleo yang langka. Dalam kurun waktu tertentu burung ini akan bermigrasoi ke daratan lain seperti Sumbawa, Bima, Bali, dan Sulawesi.

Bertualang di hutan mangrovel Gili Sulat pasti akan membuatmu sangat terkesan. Itu karena Gili Sulat memiliki spesies mangrove terlengkap se-Asia Tenggara. Namun, kamu mesti hati-hati karena di tempat ini juga hidup beberapa spesies ular, salah satunya ular hijau.

Keeksotisan hutan mangrove Gili Sulat kurang terkenal di wisatawan domestik. Termasuk wisatawan mancanegara. Kebanyakan wisatawan lebih memilih mendatangi Gili Kondo yang berada di sebelah timur Gili Sulat. Jadi jangan lewatkan mengunjungi Gili Sulat dan ceritakan pada pengujung lain Gili Sulat tidak kalah dengan Gili Kondo.

Meskipun tidak ada rumah apalagi warung di gili ini, kamu akan menemukan pos jaga serta jalan masuk ke hutan mangrove. Jalan yang terbuat dari papan di tengah-tengah rerimbunan hutan bakau ini memiliki panjang 400 meter.

Sepanjang 400 meter itu, kamu tidak akan henti-hentinya mendengar nyanyian para burung. Burung-burung itu hinggap di atas pohon mangrove. Kamu juga akan menemukan ikan-ikan bermain di akar-akar bakau, jika kamu menenggok ke bawah. Dan berhentilah sejenak untuk menikmati suasana alamnya. Mendengar nyanyian burung, melihat ikan dan alam yang menenangkan. Dan saat inilah waktu yang tepat untuk mengisi perut dengan bekal yang kamu bawa.

Kalau mau mencoba sensasi lain, kamu bisa menyusuri hutan mangrove ini dengan kano. Melewati lorong-lorong hutan mangrove yang lebat. Air nya pun tenang. Tenang saja, kamu tidak akan tersesat karena ujung lorong akan membawamu ke ujung gili.

Untuk mencapai Hutan Mangrove Gili Sulat kamu harus menyeberang dari pelabuhan di dusun Transad, Desa Labuhan, Kecamatan Sambelia. Di dusun ini kamu bisa menyewa kapal untuk mengantarkanmu ke Gili Sulat. Waktu yang akan kamu tempuh sekitar 1 jam.

Lebih baik menggunakan kendaraan pribadi. Berikut rutenya menempuh jalur Mataram-Narmada-Kopang-Masbagik-Aikmel-Labuan Lombok-Desa Labuan Pandan. Dengan jarak tempuh sekitar 85 Kilometer, atau sekitar 1,5 jam perjalanan.

By Zahratul Wahdati

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *