+6285338000050 +6282247117719 +62370-6173082 lombokclick@gmail.com
+6285338000050 +6282247117719 +62370-6173082 lombokclick@gmail.com

Sapuk dan Jong, Ikat Kepala Khas Bayang Lombok

Kamu sudah pernah melihat pakaian adat Lombok? Kalau sudah pasti kamu sudah melihat ikat kepala dalam pakaian adat Lombok. Ikat kepala itu bernama Sapuk dan Jong. Sapuk adalah nama dari ikat kepala bagi laki-laki, sedangkan Jong merupakan ikat kepala bagi perempuan. Kedua ikat kepala tersebut bagi masyarakat adat Bayan, umumnya digunakan ketika ritual adat tertentu dan di tempat tertentu pula.

Jong digunakan oleh kaum perempuan pada acara sareat maulid adat. Tepatnya ketika menumbuk padi di rantok besar yang terbuat dari kayu seperti sampan. Kamu bisa melihat acara atau tradisi tersebut pada ritual maulid. Tepatnya di kampung Karang Bajo, Kampung Bayan Timur, Kampung Bayan Barat dan Kampung Loloan. Di Kecamatan Bayan Lombok kaum perempuan akan menggunakan jong yang lebih dikenal dengan nama nyesek. Nyesek ini dibuat secara khusus dan tradisional.

Kamu akan menemukan beberapa warna dalam Jong Bayan. Terdapat warna merah dan biru sesuai selera yang menggunakannya.  Ukuran Jong hany 50 cm. Bentuknya segitiga lancip. Kamu bisa membeli jong ini di beberapa pengrajin nyesek (setuk jajak bilang bale) di Bayan dengan harga yang terjangkau.

Penggunaan Sapuk berbeda-beda saat ritual adat dilaksanakan. Sapuk dengan ikatan di bagian depan kepala atau kening digunakan pada acara gawe urip. Sedangkan ikatan di bagian belakang kepala digunaakan saat gawe pati atau ritual kemarian. Di luar ritual tersebut, ikatan sapuk berada di depan seperti Nyongkolan, kecuali para Pemangku adat dan Kyai.

Kamu bisa melihat berbagai jenis sapuk. Jenis tersebut digunakan tergantung jabatan pemakainya dalam pranata adat. Sapuk berwarna biru dipercaya merupakan warna langit, simbol warna mengayomi setiap makluk hidup di bumi. Sehingga sapuk berwarna biru ini digunakan oleh para Perumbaq.

Sapuk berwarna putih akan dikenakan oleh para Kyai Adat dan Pemangku. Warna putih dari sapuk ini menyimbolkan kesucian dan kebersihan hati pemakainnya sebagai tokoh dan suritauladan bagi masyarakat adat.

Terdapat juga sapuk batik bewarna-warni. Sapuk inilah yang bisa kamu gunakan karena merupakan sapuk yang digunakan oleh masyarakat adat secara umum.  Sabuk batik bewarna-warni ini juga sebagai simbol masyarakat adat Bayan yang memiliki kehidupan bermacam-macam, baik pekerjaan maupun garis keturunan.

Sapuk dan jong adalah salah satu adat dan tradisi Pulau Lombok yang patut dilestarikan dan dijaga dengan baik. Jangan sampai tergerus oleh modernisasi.

By Zahratul Wahdati

Leave a Reply