+6285338000050 +6282247117719 +62370-6173082 lombokclick@gmail.com
+6285338000050 +6282247117719 +62370-6173082 lombokclick@gmail.com

Uniknya Tradisi Kawin Culik Ala Suku Sasak Lombok

Dari namanya saja lucu, tradisi kawin culik. Bagaimana, ya keseruan pernikahan ala Suku Sasak Lombok ini?

Tradisi unik ini hanya akan kamu temui di pernikahan suku Sasak Lombok khususnya di daerah suku Sasak yang mendiami tempat tinggalnya. Tradisi ini ada sejak zaman raja-raja Lombok. Konon bermula dari seorang puteri cantik hingga banyak lelaki yang ingin meminangnya. Namun, lelaki-lekai itu harus melewati tantangan yaitu menculik sang puteri di sebuah ruang yang dijaga ketat.

Tradisi ini sudah menjadi budaya pernikahan suku Sasak Lombok yang turun temurun dilakukan. Kawin culik ini tidak dilakukan secara sembarangan, ada aturan mainnya. Biasanya sang wanita dan pria yang ingin menikah akan membuat janji kapan prosesi kawin culik terjadi. Lho, diculik kok diskusi dulu. Lucu!

Waktu yang ditetapkan harus malam hari ini untuk menghindari keributan. Ada yang mengatakan juga untuk menghindari penculikan yang dilakukan saingan si lelaki. Selain dilakukan di malam hari, penculikan ini adalah rahasia. Hanya pria, wanita, dan beberapa kerabat yang mengetahui proses penculikan ini terjadi.

Setelah terjadi penculikan tanpa sepengetahuan keluarga wanita, biasanya sang wanita akan dibawa ke rumah kerabat sang pria, bukan dibawa langsung ke rumah pria. Ini untuk mengamankan kemungkinan terjadi keributan di kediaman salah satu keluarga sang pria.

Pasti kamu akan bertanya-tanya, bagaimana perasaan bapak dan ibu wanita saat melihat tiba-tiba anaknya hilang? Tetapi, karena ini bagian tradisi pernikahan adat suku Sasak Lombok maka keluarga sang wanita akan melapor ke lembaga adat setempat mengenai anaknya yang hilang.

Setelah beberapa hari, sang wanita disembunyikan di rumah kerabat sang pria, maka keluarga pria akan mendatangi kediaman wanita untuk memberitahukan bahwa puterinya telah melakukan prosesi kawin lari. Namun, ada juga yang melakukan proses ini melalui kepala suk adat masing-masing.

Jika pihak wanita setuju dan prosesi kain lari ini dilakukan tanpa keributan berarti prosesi kawin lari pernikahan adat sasak ini dinyatakan berhasil. Selanjutkan akan ada rapat keluarga antara pihak keluarga wanita dan pria. Perundingan kedua pihak keluarga ini disebut Masejatik atau Nyelabar. Mereka akan membicarakan mengenai detail pernikahan. Dari hari, tempat, prosesi upacara adat, dan menjadi ajang kedua keluarga ini saling mengenal. Jika sudah sepakat barulah prosesi pernikahan selanjutkan akan melewati tahapan pengesahan secara agama yang dianut dan secara adat.

Unik bukan prosesi pernikahan ala Suku Sasak ini?

By Zahratul Wahdati

Leave a Reply