Sebelum Mendaki Gunung Rinjani, Yuk Baca Aturan Barunya Dulu!
9 October 2016
3 Sate Khas Lombok, Nggak Nyobain Nyesel!
11 October 2016

Yuk! Wisata Religi di Masjid Gunung Pujut Lombok

Kamu pasti tahu kan, sebutan Pulau Lombok? Yap, Pulau Seribu Masjid. Jadi, di Pulau ini kamu tidak hanya berwisata alam, tetapi juga dapat berwisata religi. Lengkap kan? Nah, salah satu wisata religi yang bisa kamu datangi adalah Masjid Gunung Pujut. Masjid kuno ini merupakan masjid bersejarah dalam perkembangan Islam di Lombok.

Kamu pasti akan merasakan keunikan masjid yang dibangun oleh salah satu raja Kerajaan Pujut yaitu Pangeran Sange Pati pada tahun 1008 Masehi. Keunikan itu bisa kamu lihat langsung dengan mendatangi lokasi wisata religi ini. Lokasi masjid ini berada di Desa Sengko, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah. Waktu perjalanan yang harus kamu tempuh sekitar 20 menit dari Bandara Internasional Lombok.

Sesampainya di Masjid Gunung Pujut ini kamu akan melihat keunikan bangunan masjid. Dari ukurannya yang cukup munyil yaitu 8,6×8,6 m. Pagar babu dan atap ilalang membuat masjid ini semakin menarik. Kamu akan melihat empat buah tiang penyangga utama yang bertumpu pada batu alam yang disebut sendi. Fungsi empat tiang ini adalah penahan atap yang paling tinggi. Terdapat juga 28 tiang penyangga lainnya yang digunakan sebagai tempat menempelkan dinding bambu.

Kamu akan melihat pondasi masjid ini dari tanah liat dan lantai tingginya hanya 60 cm dari permukaan tanah.

Ketika kamu memasuki Masjid Gunung Pujut yang hanya memiliki satu pintu ini, kamu akan menemukan bedug yang dulunya digunakan sebagai penanda waktu sholat bagi masyarakat sekitar. Kamu juga akan menemukan mimbar tua yang digunakan oleh khatib saat khutbah.

Terdapat filosofi dari atao masjid berumpang dari dua bahan alang-alang dan atap tumpang pertama menjuntai ke bawah dan sangat rendah sehingga pintu masuk masjid hanya setinggi orang membungkuk agar bisa masuk ke dalam tempat sholat. Hal itu memiliki filosofi yaitu bahwa setiap orang yang ingin menghadap menghadap kepada Allah (Tuhan) harus merendahkan diri dihadapan-Nya. Di puncak atap ditutup dengan terakota yang disebut tepak atau pasu.

Masjid kuno ini sudah tidak digunakan sebagai sarana ibadah sehingga digolongkan sebagai monumen mati. Ya, bangunan masjid memang tidak digunakan atau mati, tetapi sejarah yang disampaikan dalam masjid itu tidak pernah mati sehingga Masjid ini populer menjadi wisata religi di Lombok yang patut kamu datangi. Masjid ini merupakan saksi Islam di Lombok, tempatnya juga unik karena dibangun di atas bukit atau gunung. Hal itu karena masyarakat setempat percaya, bangunan yang benilai sakral harus dibangun di tanah yang tinggi.

Selamat berwisata religi di Majid Gunung Pajut Lombok!

By Zahratul Wahdati

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *