Ayam Taliwang Hidangan Wajib Wisatawan

Ayam Taliwang Hidangan Wajib Wisatawan

Ayam taliwangan dipastikan akan membuat lidahmu menari-nari tak karuan. Kuliner Lombok favorit ini dipastikan juga akan membuatmu berteriak Lezat! Kuliner yang satu ini memang super terkenal, kamu bisa menemuinya bukan hanya di Lombok tetapi juga di restoran di kota-kotamu. Tetapi, tentu ayam taliwangan yang asli dari Lombok dan dimakan di Lombok rasanya akan berbeda. Lebih istimewa, lebih dasyat, lebih spesial, dan lebih lezat. Tiada duanya!

Hal itu karena kunci memasaknya. Orang Lombok memiliki cara memasak yang tidak sembarangan. Mereka amat teliti, seperti leluhur mereka yang menghidangkan ayam taliwangan kepada keluarga kerajaan Lombok zaman dulu.

Sekilas cerita mengenai sejarah ayam taliwangan. Jadi zaman dulu, juru masak Sultan Sumbawa di Lombok pada zaman Raja Karangasem yang pertama mengenalkan ayam taliwangan. Lalu mendiang Papuq (nenek) Maknawiyah penjual nasi ayam kampung (Karang) Taliwang Lombok memperkenalkannya ke luar istana. Setelah beliau wafat, racikan bumbu taliwangan kemudian dilestarikan oleh saudara jauh Maknawiyah. Hingga menjadi seterkenal sekarang.

Itulah alasan kenapa mereka melayani pembeli ibarat keluarga raja yang harus dilayani sebaik mungkin. Dimulai dari pemilihan ayam, tidak boleh sembarangan, harus ayam kampung berumur muda sekitar tiga atau empat bulan. Pemilihan ayam inilah menjadi kunci ayam taliwangan memiliki cita rasa manis meski tanpa tambahan gula. Dan tentu, dagingnya menjadi empuk sempurna.

Dalam memasaknya pun tidak sembarangan. Sangat diperhatikan dan cukup rumit. Dalam memasak, baik digoreng, dibakar, atau dipanggang tidak boleh menggunakan alat modern. Tetapi menggunakan kayu bakar kualitas satu yaitu kayu kopi atau nangka. Nyala api kayu jenis ini lebih tahan lama sehingga menjadikan aroma daging menyeruak lezat dan semakin empuk.

Ada lagi rahasia yang lain, yaitu ketika proses penggorengan. Dalam proses penggorengan harus menggunakan minyak kepala asli dengan jumlah banyak. Sedangkan ketika membakar ayam tidak boleh langsung di atas arang, tetapi terlebih dahulu ayam dibakar di atas serabut kelapa. Inilah yang menjadikan warna ayam taliwangan memikat dan aromanya semakin menggelitik lidah untuk segera merasakan lezatnya.

Satu lagi rahasia kelezatan ayam taliwangan yaitu bumbunya yang super pedas. Bumbu itu ada dua jenis yaitu pelencingan dan pelalah. Pelencingan dibuat dari cabai merah dan cabai kecil, terasi, garam, dan kemiri. Membuat rasa pelencingan cukup pedas. Sedangkan pelalah menggunakan santan dan sedikit terasi, lalu digoreng dengan ayam.

Ayam taliwangan biasa disajikan dengan nasi hangat, lauk beberoq atau lalapan terung, mentimun, irisan bawang merah yang dicampur sambal tomat.

Hmm, sudah tak tahan untuk mencoba makanan yang satu ini? kamu bisa menemukan ayam taliwagan di rumah-rumah makan di kawasan Cakranegara, Lombok.

By Zahratul Wahdati

Yuk Bagikan :

FOLLOW US ON INSTAGRAM @WISATA_LOMBOK