Melihat Tingkah Menggemaskan Monyet di Hutan Pusuk Lombok Utara

Hutan Pusuk Lombok Utara akan membuatmu betah mengunjunginya. Bukan hanya suasananya yang menawarkan pelukan kesejukan, nyaman, dan tenang. Tetapi juga penghuninya yang menggemaskan yaitu kawanan monyet. Hewan yang satu ini memang terkenal pandai dan lucu. Apalagi, tingkah mereka di alam liar pasti lebih menggemaskan. Bergelantungan dari tangkai pohon ke pohon yang lain, pasti seru menonton aktraksi itu.

Hutan Pusuk berada di bentangan kaki Gunung Rinjani, gunung tertinggi ke tiga di Indonesia. Tepatnya hutan ini berada di perbatasan Lombok Barat dan Lombok Timur. Untuk menuju tempat ini kamu butuh waktu sekitar 30 menit dari Kota Mataram.

Hutan Pusuk menjadi tempat yang wajib kamu singgahi jika kamu akan berkunjung ke Air Terjun Sindang Gila dan Air Terjun Tiu Kelep. Nama hutan ini berasal dari bahasa Sasak. Pusuk memiliki arti puncak. Ini sesuai karena hutan ini berada di puncak. Di hutan ini kamu akan menikmati pemandangan yang hijau dengan pohon-pohon rindang, tinggi, dan teduh. Coba kamu amati dan kenali macam-macam pohon di hutan ini. Kamu akan menemukan jenis-jenis pohon antara lain mahoni, garu, kumbi, dan sebagainya. Semua pohon itu akan menawarkan udara yang bersih untuk paru-parumu.

Hutan yang dikelola oleh Taman Nasional Gunung Rinjani ini memiliki tebing yang curam. Tebing curam itu menjadi keistimewaan objek wisata ini sebab dari tebing kamu akan menemukan air biru laut Lombok Utara dengan bentangan pasir berwarna putih susu.

Yang paling spesial dari Hutan Pusuk adalah maskotnya yaitu kawanan monyet jenis ekor panjang. Monyet-monyet liar itu terkenal ramah. Monyet-monyet itu sangat lincah dan menggemaskan memperlihatkan aktraksi mereka melompat dari dahan ke dahan lain. Monyet itu akan mendekati kamu untuk meminta makanan. Tenang saja mereka tidak akan menyerang kamu. Soalnya mereka sudah terbiasa dengan kedatangan orang-orang. Monyet-monyet itu sangat jinak, jadi pastikan kamu memberikan makanan dan bisa berfoto dengan hewan menggemaskan ini.

Setelah kamu selesai memberi makan monyet-monyet Hutan Pusuk sampai kenyang, dan gantian perut kamu yang kelaparan. Maka datanglah ke warung-warung dekat Hutan Pusuk atau sering dinamai Pasar Kuliner Pusuk Pass. Di tempat itu kamu bisa mengisi perut, dan kalau mau bisa mencoba tuak tradisional.

Sudah tidak sabar melihat dan bermain dengan monyet-monyet menggemaskan di Hutan Pusuk? Ayo kunjungi Lombok bersama orang terkasih.

By Zahratul Wahdati

Yuk Bagikan :

FOLLOW US ON INSTAGRAM @WISATA_LOMBOK